Barusan bokap gue ngambek Cuma karena dia nanya harga wii yang baru gue beli dan gue bilang ga tau. Dia bilang gue ga sopan, tapi gue emang sengaja ga ngasi tau dia harganya, karena biasanya dia bakal ngomel, dan yang kena bakal nyokap gue. Dan gue ga pernah tega sama nyokap gue.
Dari semua keluarga gue kira keluarga gue baik-baik aja, tapi for the last 3 years, I’ve been understanding that we’re not.
Bokap gue memilih jalannya untuk jadi pendeta, and I was actually proud of it, that time. Gue ga terlahir di keluarga yang kaya raya, keluarga gue pun pernah mengalami keadaan ekonomi yang cukup sulit, Cuma aja kita ga pernah ngeliatin itu. Mungkin karena gengsi bokap juga yang cukup gede.
Akhirnya untuk men support kebutuhan kita sehari-hari, all the luxuries and facilities supplied, nyokap gue yang harus kerja. Nyokap gue saking sibuknya gue jarang banget ketemu dia, dan sering banget gue melakukan kesalahan-kesalahan konyol karena waktu nyokap gue kurang untuk guide gue. Waktunya banyak tersita Cuma buat nyari uang buat kita semua.
Baru gue sadarin sekarang untuk di namanya sebuah keluarga itu di butuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi. Bukan Cuma dari sisi cowo sebagai kepala rumah tangga, tapi dari cewe juga dan anak-anak.
Sebenernya gue fine-fine aja kalo bokap gue ga kerja, tapi seharusnya dia yang membangkitkan spirit di keluarga ini dong. Gue ga pernah tuh bisa bercanda sama dia, ato have fun. Entah karena dia kurang kasi effort dalam nyoba nge reach gue, ato emang karena dia ga mau. My little sister has always been his favourite daughter dari my point of view. But, I’m actually okay with that.
Buat cowo-cowo, menurut gue cewe ga mengharuskan kalian untuk jadi money maker kok. Selama kalian bisa jadi pribadi yang baik, jadi contoh buat anak-anak lo ntar, bisa pull your family together, I think everything would be just fine.
Intinya, emang setiap orang harus stick sama tanggung jawabnya masing-masing. Gue pun masih belajar untuk tetep megang tanggung jawab gue sebaik-baiknya.
Pegang prinsip kalian masing-masing ya, soalnya dari prinsip kita masing-masing baru lah keliatan siapa kita sebenernya J dan jangan terlalu gengsi untuk tetep belajar dari pengalaman :D
No comments:
Post a Comment